Rabu, 26 Oktober 2011

Berkomunikasi Melalui Tulisan...

Hmmmm,,,sedih rasanya,,,,,, apabila yang sebenarnya kita maksudkan dalam tulisan kita, rupanya disalah artikan oleh pembaca. Padahal maksud kita bukan seperti yang di tangkap oleh pembaca tersebut. Hal seperti ini mungkin saja banyak kita jumpai di jejaring social, surat elektronik/e-mail dll.  Memang resiko bahasa tulisan salah satunya adalah adanya kesalahpahaman. Apa yang dimaksudkan oleh si penulis terkadang tak dipahami maksudnya secara sama oleh pembacanya.
Maka dari itu,, kali ini saya akan mencoba sharing mengenai komunikasi lewat tulisan.
Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan tanpa adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa surat-menyurat, sms,surat elektronik, dan lain sebagainya. 
Komunikasi tulisan juga dapat melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi untuk masyarakat umum dengan isi naskah yang kompleks dan lengkap seperti surat kabar, majalah, buku-buku dan foto pun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara lisan namun tanpa kata-kata. Begitu pula dengan spanduk, iklan, dan lain sebagainya. 

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjadi komunikator yang lebih efektif melalui kata-kata tertulis.
1.      Rencana ke depan
Sebelum Anda menulis apapun yang Anda perlu melakukan beberapa hal pertama. Ini mencakup pemahaman penonton bahwa Anda akan menulis ke. Misalnya, jika Anda mengirim laporan kepada Managing Director gaya Anda akan berbeda untuk menulis email ke sekretaris Anda tentang pemesanan berjuang untuk perjalanan bisnis berikutnya. Oleh karena itu, penting bahwa Anda memahami audiens target Anda. Hal penting lainnya adalah menentukan tujuan utama mengapa Anda menulis dan hasil yang Anda inginkan. Klarifikasi ini akan membantu Anda menulis lebih jelas dan dengan tujuan.

 
2.      Mendapatkan hak struktur
Sekali Anda telah mengidentifikasi para penonton yang menulis dan pasti tujuan kemudian, datang dengan daftar poin utama yang ingin Anda sampaikan. Jika Anda memerlukan bantuan dengan ini maka, dapat membantu untuk mendapatkan pendapat kedua.
3.      Informal gaya penulisan
Cara Anda menulis dapat memiliki pengaruh yang besar pada seberapa baik pesan Anda akan dipahami. Hal ini tidak dianjurkan untuk menulis dalam gaya yang sangat formal menggunakan kata-kata yang rumit dan tidak perlu mengisi halaman dengan bulu. Ingat kejelasan adalah kuncinya. Oleh karena itu, menulis dalam gaya yang lebih kasual kurang informal seolah-olah Anda sedang berbicara dengan wajah orang dengan muka. Ketika saya maksudkan santai itu tidak berarti bahwa Anda memasukkan lelucon atau kata-kata slang.
4.      Jadilah Singkat
Kemajuan dalam teknologi telah menciptakan longsoran salju informasi bagi manajer untuk menangani. Oleh karena itu, kerangka waktu bahwa orang dapat menangani setiap komunikasi semakin pendek dan lebih pendek. Karena itu, Anda harus menulis sampai ke titik dengan cepat dengan menjadi ringkas.
Ketika menjelaskan penggunaan titik atau masalah sebagai beberapa kata mungkin tetapi membuat setiap jumlah kata. Jangan termasuk kata-kata hanya untuk mengisi halaman seperti ini akan membuatnya kurang jelas. Jangan ulangi kalimat, atau poin. Jaga paragraf pendek Anda untuk sekitar 3 kalimat per paragraf.
5.      Kesederhanaan
Hal ini sangat menggoda untuk lebih mempersulit hal terutama ketika datang untuk menulis. Kami ingin terkesan dengan menggunakan kata-kata indah Namun, dengan mencoba untuk mengesankan kita kehilangan efektivitas mendapatkan pesan kami di.
6.      Tulis ulang sampai sempurna
Sangat sedikit orang dapat menulis sepotong sempurna di draft pertama. Draft pertama harus digunakan untuk mendapatkan pikiran utama Anda di atas kertas dan tidak berhenti sampai Anda selesai. Draft kedua harus digunakan untuk mengedit dan menambahkan struktur. Tergantung pada jenis komunikasi banyak konsep mungkin harus ditulis untuk melakukannya dengan benar. Disarankan bahwa penulis telah itu bukti dibaca oleh sepasang mata segar. Anda perlu untuk memeriksa ejaan, tata bahasa dan untuk memastikan mengalir lancar.
7.      Write dengan pola pikir positif
Hal ini sangat penting untuk menyampaikan pesan Anda dalam cara yang positif. Bahkan jika berita buruk anda harus mencari cara untuk menulis itu dengan sikap positif.
  Berikut ini ada beberapa kelemahan dan keuntungan melakukan komunikasi melalui tulisan,
Keuntungan berkomunikasi melalui tulisan, yaitu:        
1.      Susunan tatabahasa dan struktur kalimat dapat disempurnakan.      
2.      Hasil karya tulis dapat diteliti ulang untuk lebih disempurnakan.     
3.      Pembahasan dan sistematika berfikir, alur berfikir dapat dikaji ulang sehingga lebih sempurna dan sistematis.           
4.      Memiliki nilai dokumenter yang cukup tinggi, karena dapat dibaca ulang.  
5.      Dapat menyebarluaskan informasi dan mudah diperoleh semua diperoleh semua orang.

Kelemahan komunikasi dalam bentuk tulisan, yaitu:
1.      Tidak semua orang mampu memahami isi pemikiran, karena hal ini memerlukan wawasan pengetahuan yang luas untuk mencernanya.
2.      Jarak komunikasi dan psikologis antara penulis denganpembaca masih terlalu jauh atau lebar, karena penulis dan pembaca tidak berkomunikasi secara langsung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar